SERANG, BantenSehat.com — Wargi Banten, ada kabar inovasi yang membanggakan dari salah satu rumah sakit kebanggaan kita! Tidak lama setelah Achmad Wardi Training Center (AWTC) resmi menjalani visitasi akreditasi oleh Kementerian Kesehatan RI awal April lalu, RS Mata Achmad Wardi BWI-DD kembali melangkah lebih jauh dengan meluncurkan NakesPintar.id — sebuah platform belajar online yang dirancang khusus untuk tenaga kesehatan di seluruh Indonesia.
Platform yang bisa diakses di nakespintar.id ini hadir dengan tagline yang sederhana namun penuh makna: “Teman Sukses Nakes Pembelajar.”
Bukan Sekadar Aplikasi Belajar Biasa
Kalau Wargi Banten membayangkan NakesPintar.id seperti platform kursus online pada umumnya, maka bersiaplah untuk sedikit terkejut. Platform ini punya keistimewaan yang tidak dimiliki LMS (Learning Management System) kesehatan manapun di Indonesia saat ini.
Seluruh kurikulum di NakesPintar.id dirancang dengan landasan Maqashid Syariah — yaitu prinsip-prinsip Islam dalam menjaga jiwa, akal, agama, keturunan, dan harta. Tapi jangan bayangkan ini seperti ceramah agama online. Pendekatan yang diterapkan justru sebaliknya: nilai-nilai Islam disisipkan secara natural di dalam setiap kursus, mulai dari pelatihan klinis hingga manajemen rumah sakit. Seorang perawat yang mengikuti kursus Bantuan Hidup Dasar (BHD), misalnya, tidak hanya belajar teknik resusitasi — ia juga memaknai tindakannya sebagai ibadah menyelamatkan nyawa.
“Kami ingin nilai-nilai Rumah Sakit Syariah itu terserap dengan sendirinya, bukan terasa seperti kewajiban,” ujar Muhamad Adna, S.Pd., Kepala AWTC sekaligus penggagas platform ini.
Lahir dari Amanah Wakaf
NakesPintar.id bukan sekadar proyek digitalisasi. Ia lahir dari amanah yang panjang. Almarhum K.H. Achmad Wardi, wakif tanah yang kini berdiri RS Mata Achmad Wardi BWI-DD, semasa hidupnya memendam cita-cita agar tanahnya bermanfaat bagi umat — terutama di bidang pendidikan.
Cita-cita itu kini berwujud nyata: bukan hanya dalam bangunan rumah sakit fisik, tetapi dalam sebuah platform digital yang bisa menjangkau tenaga kesehatan dari Sabang sampai Merauke — bahkan hingga ke luar negeri.
Ya, Wargi Banten. Dalam tiga bulan pertama sejak diluncurkan Januari 2026 lalu, NakesPintar.id sudah dijangkau pengguna dari 15 negara, termasuk Amerika Serikat, Jerman, Qatar, hingga Bangladesh. Semua itu tanpa satu pun biaya iklan berbayar.
Apa Saja yang Bisa Dipelajari?
NakesPintar.id menyediakan empat kategori program pembelajaran:
- Ophthalmology — kursus klinis spesifik kesehatan mata, mulai dari kegawatdaruratan mata hingga manajemen miopia pada generasi muda
- Optometry — pelatihan refraksi dan layanan penglihatan
- Nursing — keperawatan berbasis nilai islami, termasuk pelatihan pemulasaran jenazah sesuai syariat
- Management — manajemen RS Syariah, ISO 9001:2015, tata kelola wakaf produktif, hingga pencegahan kecurangan (fraud)
Semua konten bisa diakses melalui website nakespintar.id, Instagram @nakespintar, maupun kanal YouTube Achmad Wardi Training Center.
Gratis untuk Semua, Berbayar untuk Keberlanjutan
Menariknya, NakesPintar.id menerapkan model freemium berbasis semangat wakaf: sebagian besar konten tersedia gratis sebagai bentuk pengabdian dan dakwah melalui ilmu, sementara sebagian kursus premium berbayar untuk memastikan platform ini bisa terus tumbuh dan berkembang secara mandiri.
“Ini adalah wakaf produktif dalam bentuk digital. Ilmu yang bermanfaat adalah sedekah jariyah,” kata Adna.
Kabar baiknya lagi, AWTC sedang dalam proses mendapatkan akreditasi resmi dari Kementerian Kesehatan RI yang memungkinkan kursus-kursus di NakesPintar.id nantinya memberikan SKP (Satuan Kredit Profesi) resmi — kredit yang dibutuhkan setiap tenaga kesehatan untuk memperbarui izin praktiknya.
Dari Banten, untuk Indonesia
Bagi Wargi Banten yang berprofesi sebagai tenaga kesehatan — perawat, dokter, bidan, optometris, apoteker, atau tenaga kesehatan lainnya — NakesPintar.id hadir sebagai solusi belajar yang fleksibel, bernilai, dan gratis untuk memulai.
Cukup kunjungi nakespintar.id, daftar sebagai pengguna, dan mulai belajar kapan saja dan di mana saja. Tidak perlu keluar biaya besar untuk seminar, tidak perlu izin dari atasan untuk meninggalkan pekerjaan, dan tidak perlu khawatir tertinggal materi — semua tersimpan dan bisa diputar ulang.
RS Mata Achmad Wardi BWI-DD sekali lagi membuktikan bahwa sebuah rumah sakit wakaf dari Kota Serang mampu memberikan dampak yang melampaui batas-batas provinsi, bahkan batas negara.
Wargi Banten patut bangga. 🌱
Informasi lebih lanjut: 🌐 nakespintar.id 📱 Instagram: @nakespintar 📞 WhatsApp RSAW: 0831-4208-9297
Penulis: Redaksi BantenSehat.com Editor: — Sumber: Tim Achmad Wardi Training Center, RS Mata Achmad Wardi BWI-DD
